article / Building / Kafe Selasar Sunaryo, menarik perhatian melalui pattern material.
03 Juni 2019 998 Views

Kafe Selasar Sunaryo, menarik perhatian melalui pattern material.

Selasar Sunaryo adalah salah satu kafe yang berada di Dago, Bandung. kafe tersebut mempunyai luasan bangunan dan lahan yang relatif besar untuk sebuah kafe. Dimensi bangunan dan lahan kafe yang relatif besar, karena sebagian lahan digunakan untuk bangunan pameran dan dipisahkan menjadi dua akses yang berbeda ketika masuk. Penasaran bagaimana desain kafe tersebut dapat menarik setiap pengunjung? mari kita simak paparan desain yang ada di Selasar Sunaryo.

sumber foto: dokumen pribadi 

Memasuki zona masuk menuju kafe "Kopi Selasar", kamu akan disambut dengan bermacam jenis landscape dan material-material yang berkesan natural. Akses masuk kopi Selasar menggunakan material batu press dan batu belah/batu alam sebagai plint dinding sepanjang tiket depan hingga jembatan hijau yang melewati kolam koi berukuran besar. Setelah sederet pemakaian batu alam untuk akses pejalan kaki, plester dinding berupa semen bertekstur yang memberi kesan natural, simpel, dan minim perawatan.


sumber foto: dokumen pribadi

Memasuki area kafe, kamu akan disambut dengan meja bar kasir serta pelayanan, dan juga pohon Biola Cantik yang membentang hingga menutupi seluruh perabot meja kursi yang berada di bawahnya. Begitu juga dengan perabot, terdapat meja kursi panjang yang dilengkapi dengan colokan listrik. Pohon Biola Cantik tersebut bisa juga digunakan untuk perindang halaman hunian ataupun sekedar untuk pemanis ruang dalam ketika pohon masih ber usia muda.

sumber foto: dokumen pribadi


Berlanjut setelah berada di zona ngopi, pandangan akan menuju ke zona pertunjukan di bawah berbentuk lingkaran dengan selingan trap-trap tangga menurun menuju zona pertunjukan. Hal menarik yang bisa dinikmati adalah konsep trap tangga yang menggabungkan softscape berupa rumput jepang dan hardscape berupa plester semen batu belah/batu alam. 


sumber foto: dokumen pribadi

Bagi pengunjung yang ingin menjelajahi Selasar Sunaryo di area paling bawah, ada beberapa spot yaitu toko cindera mata, toilet, dan joglo. Namun sebelum menuju 3 area tersebut, kamu akan dimanjakan dengan susunan batu bata yang berjejeran dengan rapi dan berlumut di seluruh jalan pengunjung. Selain digunakan untuk material lantai, batu bata merah tersebut digunakan sebagai pagar dan pembatas landscape kacang hias yang semakin menambah kesan sejuk dan menyegarkan mata.

sumber foto: dokumen pribadi

View-view terakhir adalah berupa kios cinderamata dan sejumlah spot landscape Selasar Sunaryo. Kos Cinderamata cukup terlihat menarik perhatian karena desain yang sangat simpel dan unik. Desain kios hanya berbentuk persegi dengan dinding full bata merah dari muka lantai hingga ring balk, serta kusen kayu dan kaca yang luas memberi kesan unik yang syarat akan instagramable. di zona landscape juga banyak dihiasi oleh perdu rendah dan sedang. selain menghias dan melengkapi taman dari sekitar kafe tersebut, perdu-perdu tersebut memberi nuansa tropis yang sangat kuat. 

Sekian ulasan untuk Selasar Sunaryo bagi yang ingin menikmati suasana kafe semi outdoor yang sangat menarik.

 


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Mohammad Rifki Syahwidhie
Lulusan Arsitektur yang sedang menekuni pekerjaan desain hunian/bangunan komersil/interior/eksterior/taman/2D/3D/rendering 2D&3D sebagai freelancer.

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter