article / Interior / Perpustakaan Klasik untuk Rumah Anda
11 Agustus 2020 185 Views

Perpustakaan Klasik untuk Rumah Anda


Membaca merupakan salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat karena dapat kita gunakan untuk mempelajari banyak hal ataupun untuk mengisi waktu luang. Supaya kita dapat menikmatinya kita memerlukan sebuah ruangan khusus yang di desain semenarik dan senyaman mungkin. Oleh karena itu, dalam membuat sebuah perpustakaan di dalam rumah kita perlu memperhatikan konsep (termasuk pemilihan warna), ukuran serta furnitur yang akan dipakai.

 

Tekstur Beludru

housebeautiful.com

Sebuah mimpi dari desainer Mellisa Rufty tentang sebuah konsep perpustakaan yang memberikan kesan hangat menjadikannya mewujudkan perpustakaan ini. Penggunaan serta pemilihan menggunakan kain beludru dan faux fur untuk mendesain sebuah dinding perpustakaan di Mink Benjamin Moore digunakan untuk memperkuat kesan hangat yang ingin didapat, serta ditambahkannya meja kopi dengan dicat khusus dengan efek tanduk palsu menambah kesan yang hangat dan menarik dari perpustakaan ini.

 

Dinding dengan Warna Burgundy

housebeautiful.com

Mary McDonald merancang perpustakaan ini dengan membayangkan warna merah tua, itulah mengapa dia menerapkannya pada perpustakaan mewah di sebuah rumah di kota Baverly Hills. Dia mendesain mulai dari jendela dengan menutupinya dengan bambu oleh Augusta Wood untuk menciptakan latar belakang berseni untuk berfoto. Dindingnya didesain oleh Benjamin Moore’s Classic Burgundy, serta sebuah meja klasik dari Vaughan yang dilengkapi sebuah lampu dan juga karpet Stark bermotif zebra.

 

Konsep Kotak perhiasan

housebeautiful.com

Desain “kotak perhiasan” ini terinspirasi dari ruangan yang terbatas sehingga di buatlah desain seperti kotak perhiasan yang multifungsi. Desainer Jeanette Whitson menerapkan desain perpustakaan ini pada rumahnya sendiri di kota Nashville. Pemilihan cat warna gelap pada dinding dan rak buku serta langit-langit yang dilapisi wallpaper fabric karya Michael S.Smith dari India memberi kesan perpustakaan ini terlihat luas dan nyaman. Serta ditambah sofa dengan warna senada semakin membuat ingin berlama-lama menghabiskan membaca buku di ruangan ini.

 

Tradisional Tapi Segar

housebeautiful.com

Sebuah perpustakaan yang terletak pada apartemen milik desainer Garrow Kedigian menampilkan efek sebuah cahaya segar pada karya-karya klasik koleksi Kedigian, baik dari koleksi-koleksi sastranya maupun dari sisi dekoratifnya. Ia ingin memiliki sebuah perpustakaan sebelum ide itu punah, tetapi perpustakaan tersebut harus bergaya kotemporer dan juga menyenangkan. Salah satu solusi yang ia dapat yaitu menggunakan warna-warna yang hidup dalam perpustakaan miliknya.

 

Desain Kayu

housebeautiful.com

Di sebuah pedesaan di Prancis pada abad ke 16, William Christie tidak sengaja menemukan sebuah ruang kosong, kemudian dia mengubahnya menjadi perpustakaan. Ia melengkapi perpustakaannya dengan sebuah rak dari kayu mahogany Kuba yang didapatkannya dari sebuah perpustakaan di kota Nantes. Kemudian tukang kayunya menemukan lebih banyak lagi kayu-kayu mahogany yang akhirnya dipakai untuk membuat langit-langit gorong-gorong. Selain itu ditambahkan patung-patung klasik yang terinspirasi dari karya Lorenzani di Paris untuk mempercantik rak bukunya.

 

Konsep Bawah Laut

housebeautiful.com

Perpustakaan yang dirancang oleh Gene Meyer dan Frank de Biasi yang terletak di sebuah rumah di kota Miami ini ingin menampilkan konsep di bawah laut, dengan memberikan motif kuda laut di seluruh ruangannya termasuk pada lampu antik dengan bahan rotan. Pilihan warna cat merah muda pada dinding dan warna putih pada rak-rak buku, serta dihiasi kulit-kulit kerang kerang di sekililingnya menambah kuat efek bawah laut yang ingin diciptakan.

 

Apakah Anda tertarik untuk membuat perpustakaan di rumah Anda? Sangat mudah bukan? Tentunya dengan adanya perpustakaan di rumah yang menarik, Anda dapat semakin ingin berlama-lama berada di dalamnya. Bahkan dapat juga membuat anak-anak Anda betah belajar di ruangan tersebut.

Sumber : housebeautiful.com


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Apriliahome
Aprilia Home adalah perusahaan furniture yang berdiri sejak 3 Januari 2017 di Kota Yogyakarta. Dimana perusahaan ini menggunakan olahan limbah tidak terpakai dari Jogja Foamindo sebagai bahan utama hingga menghasilkan produk yang berkualitas. Aprilia Home merupakan sister company dari Jogja Foamindo. Limbah foam dari Jogja Foamindo yang tidak terpakai digunakan oleh Aprilia Home sebagai bahan utama (foam) untuk memproduksi berbagai macam produk seperti poufs, pillows, dan small furnitures yang diperlukan untuk hunian maupun perkantoran. Produk yang kami tawarkan memiliki kualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Aprilia Home merupakan perusahaan lokal yang menerapkan sistem locally produced. Aprilia Home memproduksi furniture berbahan dasar limbah foam (busa) yang diperoleh dari Jogja Foamindo. Foam yang sudah tidak terpakai tersebut kemudian melalui proses daur ulang hingga menjadi cacahan foam yang akan menjadi bahan baku utama dalam pembuatan furniture yang berkualitas tinggi. Cacahan foam tersebut tidak cepat kempis sehingga lebih nyaman digunakan karena lebih empuk, kuat, dan tahan lama dalam pemakaiannya. Tingkat keempukannya pun dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen. Demi menjaga kualitas agar selalu terjamin, proses pembuatan dan pembentukan pola dilakukan secara teliti. Selain itu, proses pencacahan foam menggunakan mesin dengan memberdayakan tenaga kerja lokal yang bertempat tinggal disekitar Aprilia Home. Sebelum dipasarkan setiap produk Aprilia Home selalu melalui quality control yang ketat untuk menjamin mutu dan kualitas produk demi kepuasan konsumen.

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter