article / Building / BIKIN AKSEN RUMAH UNIK MENGGUNAKAN BATU ALAM, YUK KITA KEPO INFORMASINYA DULU!
31 Oktober 2021 594 Views

BIKIN AKSEN RUMAH UNIK MENGGUNAKAN BATU ALAM, YUK KITA KEPO INFORMASINYA DULU!


Kehadiran dinding batu pada rumah bisa membuat efek sejuk pada rumah, apalagi ditambah lagi dengan banyaknya pepohonan di taman. Batu alam memiliki banyak sekali jenisnya, salah satu batu alam yang paling konvensional adalah dinding batu alam andesit. Variasi dinding batu alam sering kali digunakan pada tembok teras depan rumah, tentunya untuk mempercantik eksterior rumah. Selain itu, banyak juga orang yang menggunakan batu alam untuk kamar mandi dan pagar rumah, pastinya ingin membuat tampilan rumah lebih alami. Harga batu alam dinding per meter pun sangat bervariasi, tentunya  tergantung pada jenis dan motif batu alam itu sendiri. Batu alam dinding teras depan bisa menjadi salah satu inspirasi yang membuat rumah tampak lebih sejuk. Tentunya dengan tambahan pepohonan dan tanaman di area taman depan rumah, kehadirannya juga mempercantik rumah.

1. Batu Alam Sabak

pinterest.com

Dinding batu alam dari sabak sering juga disebut sebagai dinding batu alam kali. Dinding yang menggunakan batu sabak ini memiliki banyak keunggulan. Di antaranya adalah batu ini sangat kuat sebagai pondasi bangunan.

Batu sabak ini juga bisa dibelah menjadi lempengan tipis sehingga lebih mudah ditempelkan sebagai pelapis dinding. Biasanya dinding batu alam sabak ini digunakan di area luar ruangan seperti dinding pagar, pinggiran kolam ikan minimalis, pilar, hingga penghias taman kering.

2. Batu Palimanan

pinterest.com

Nah rumah satu ini menggunakan batu alam jenis palimanan yah sahabat. Apa sih Batu palimanan itu? Batu palimanan yang berasal dari Cirebon ini juga cukup populer sebagai material dinding batu alam. Batu palimanan cocok ditempatkan di bagian rumah mana saja, baik di dalam atau pun luar ruangan yang rentan terkena sinar matahari dan hujan. Karena warnanya cukup terang dan pori-porinya besar, setelah proses pemasangan selesai, batu palimanan harus segera diberi zat pelapis khusus. Tujuannya adalah menghambat pertumbuhan lumut. Jangan lupa untuk melapisi ulang ketika zat pelapisnya sudah mulai menghilang. Harganya pun cukup terjangkau dibandingkan dengan harga batu alam pelapis dinding lainnya.

3. Batu Andesit

Google.com

Dibandingkan dengan jenis batu atau keramik batu lainnya, batu andesit adalah batu yang paling keras. Bagian pori-porinya juga kecil. Warna batu ini hanya abu-abu dan hitam tapi motifnya cukup beragam. Beberapa motif yang populer adalah model alur, model bakar, dan model abstrak.

Keunggulan dari dinding batu alam andesit ini adalah sangat tahan cuaca, jamur, dan lumut. Dengan demikian, kamu tidak perlu terlalu sering memberikan lapisan khusus pencegah lumut dan jamur. Tidak heran kalau batu andesit ini sudah populer untuk material rumah sejak dulu. Dinding batu alam dari andesit ini cocok untuk area luar ruangan yang sering terkena paparan sinar matahari dan air hujan.

4. Batu Candi

pinterest.com

Jika kamu melihat nama dan gambar batu alam satu ini, hal yang pertama kamu pikirkan pasti candi-candi bersejarah di Indonesia. Walaupun namanya sama, batu ini bukanlah jenis batu yang dipakai orang jaman dahulu untuk membangun candi. Batu candi mempunyai komposisi yang berbeda dengan batu andesit yang biasanya digunakan para leluhur kita untuk membangun bangunan. Pori-pori batu candi lebih terbuka dan juga lebih mudah dirawat dibandingkan batu andesit. Harganya juga ramah di saku! Sayangnya, batu candi ini tidak cocok digunakan sebagai pelapis dinding batu alam di luar ruangan karena mudah menyerap air. Jika terlalu sering terkena hujan, maka lumut akan tumbuh dengan mudah. Jika masih tetap ingin menggunakannya di luar ruangan, pastikan untuk memberi lapisan khusus secara rutin untuk mengurangi pertumbuhan lumut.

5. Batu Paras Jogja

Google.com

Jika dilihat pada gambar batu alam diatas batu paras Jogja cocok untuk kamu yang mengincar desain rumah minimalis. Batu produksi Jogja ini biasanya dijadikan sebagai material penutup dinding rumah. Akan tetapi, karena warnanya yang terang dan permukaan yang cukup kasar, batu ini memerlukan perawatan yang lebih khusus. Jika tidak dirawat dengan benar, batu paras Jogja akan mudah berlumut. Walaupun begitu, kamu tidak usah khawatir. Merawatnya batu ini cukup mudah, yaitu dengan cara digosok dan dilap tanpa memerlukan cairan pembersih. Batu yang cantik ini cocok digunakan sebagai bahan desain keramik Batu alam pada bagian interior rumah karena teksturnya lembut. Dijamin interior rumah akan terlihat lebih alami sekaligus elegan.

6. Batu Coral

Google.com

Untuk kamu yang sudah familier dengan batu ini, tentu kamu sudah tahu fungsinya yang serbaguna. Selain bisa dijadikan sebagai batu hiasan taman dan bangunan, batu koral juga bisa kita gunakan sebagai lantai. Batu koral yang dipasang sebagai lantai dan dibiarkan sedikit menonjol dapat memijit telapak kaki kita, dan merilekskan otot-otot tegang pada tubuh kita. Apabila kamu ingin memakai batu koral tapi kurang budget, kamu biasanya bisa menemukan batu-batu ini di sisi sungai.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai batu alam yang dapat anda ketahui. Jika anda ingin membangun rumah menggunakan unsur batu alam, tentunya anda harus mengetahui jenis dan karaker batu alam tersebut dong. Jangan sampai anda salah pemasangan maupun aplikasinya. Semoga artikel ini bermanfaat ya, dan selamat mencoba :)


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter