article / Building / Caxambu House: Rumah Bermaterialkan Alam dengan Eksterior dan Interior yang Menakjubkan
23 Mei 2018 6K Views

Caxambu House: Rumah Bermaterialkan Alam dengan Eksterior dan Interior yang Menakjubkan

Rumah yang berada di ujung jalan ini membuat hunian menghadap ke dua jalan utama. Tepatnya berlokasi di Jundiai Mirim, Brazil, rumah didesain modern dan juga stylish dengan tampilan material alam. Bentukan dasar rumah ini disesuaikan dengan bentuk lahan rumahnya sendiri. Dari bentuk yang simple kemudian dipotong dan ditambahkan pada denah dasar. Pembuatan dasar bangunan dari lahannya sendiri tentu membuat proses konstruksi lebih ekonomis dan cepat.

Proses transformasi desain bangunan tentunya tidak hanya karena estetika saja namun juga sudah mengikuti penyesuaian iklim, lingkungan, dan orientasi matahari. Karena letaknya yang berada di ujung jalan ini, tentunya akan banyak lahan yang tidak dapat digunakan. Hal ini dikarenakan adanya persyaratan pembangunan yang harus dipenuhi seperti garis sempadan. Bentuk lahan yang berbukit pun juga menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan dalam desainnya.

Rumah ini hadir dengan tampilan dua wujud. Jika dilihat dari timur, rumah tampak seperti satu lantai. Sedangkan jika dari arah utara, hunian tampil dengan dua lantai. Hal ini dikarenakan area parkir hunian diletakkan pada arah utara dan diposisikan di lahan yang lebih rendah sehingga tampil dengan rumah dua lantai.

Lingkungan di sekitar rumah ini bisa terbilang cukup unik. Pada salah satu areanya, tampak hunian dengan tampilan alami. Dirancang secara harmonis berdampingan dengan lingkungan asri perkebunan. Sedangkan di area lainnya terdapat desain condominium baru yang tidak selaras dengan lahan serta lingkungan sekitarnya.


Dengan dua tipe hunian tersebut, sang arsitek pun mendesain bangunan rumah yang mempresentasikan lingkungannya. Terdapat dua elemen dalam perancangan rumah ini, material bebatuan dengan kesan yang tampak berat dan kasar menunjukkan keagresifan manusia terhadap alam. Sedangkan pelingkup putih yang tampak seperti cangkang pada rumah ini menunjukkan keharmonisan manusia dengan lingkungannya. Adanya overlap pada bangunan ini merefleksikan keinginan sang arsitek untuk dapat hidup harmonis dengan alam di kawasan tersebut.

Dengan denah rumah berbentuk U, keseluruhan ruang terintegrasi satu sama lain dan terhubung dengan kolam renang yang tampak nyaman. Ketika masuk ke dalam rumah ini, pengunjung akan langsung dihadapkan dengan ruang tamu dengan sofa-sofa yang nyaman. Interior di area ruang tamu terasa kalem dan sangat nyaman dipandang oleh mata. Adapun televisi menjadi hiburan untuk ruangan ini. Selain menjadi ruang tamu, tentunya ruang ini juga menjadi tempat berkumpul dan bersantai keluarga.


Tepat disebelah area ruang tamu terdapat area dapur. Ruangan ini memiliki dinding miring dan juga bukaan ventilasi di dindingnya. Rak kabinnya pun kustom disesuaikan dengan bentukan dindingnya. Berbagai macam peralatan dapur pun juga tersedia di dalamnya seperti kulkas, oven, kompor, bahkan dilengkapi dengan saluran exhaust fan agar asap dari kompor langsung terbuang keluar. Pada area ini juga terdapat meja dan kursi makan untuk sarapan pagi.

Lalu, beranjak dari area dapur, di lantai ini juga terdapat toilet dan juga ruang laundry dengan akses menuju belakang rumah hunian. Tangga ke area garasi rumah pun dapat dilihat di tengah ruangan tepat disamping dinding berlubangnya. Keseluruhan ruangnya dihiasi oleh dinding putih dengan motif unik sehingga memberikan kesan bersih namun tidak monoton.


Sedangkan ruang makannya berada di balik tembok putih yang langsung menghadap ke area kolam renang. Ruang makan keluarga ini dibuat serasi dengan kursi makan yang ada di area dapur. Warna putih ruangan diberikan aksen bermotif dan berwarna pada yang menjadi vokal point pada ruangan. Selain itu juga motif dinding berlubangnya memberikan tampilan meriah pada ruang makan.

Di dalam hunian ini terdapat 4 buah kamar tidur yaitu kamar tidur tamu, dua kamar tidur anak dengan kamar mandi bersama, dan satu kamar tidur utama. Keseluruhan kamar ini terhubung dengan koridor dengan partisi kaca menghadap ke kolam renangnya. Untuk kamar tidur utama sendiri dapat mengakses langsung kolam renang melalui jendela gesernya.

Kamar tidur yang berada pada area timur memiliki jendela pada bagian atas dinding sehingga bisa dibilang kamarnya sangatlah privat dari jalan utama hunian. Jika dilihat dari luar, area kamar tidur dapat dikenali dengan adanya dinding kayu yang melingkupinya serta jendela ventilasi di bagian atas dinding. Tentunya warna putih akan sangat baik di dalam ruangan seperti ini karena cahaya dipantulkan melalui dinding-dinding putihnya.

Jendela pada rumah ini didesain sebaik mungkin sebagai ventilasi udara dan juga pencahayaan alami. Keseluruhan ruang dengan warna putih dengan aksen bebatuan di bagian garasi dan material warna kayu pada bagian depan hunian sehingga terasa modern namun juga natural. Belum lagi keseluruhan lahan terbukanya dihiasi dengan rumput hijau dan tanaman. Rumah ini terasa minimalis dan asri disetiap sudutnya.

sumber: archdaily


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter