article / Building / Apartemen Mikro: Solusi Desain Untuk Hunian 22 Meter Persegi Menjadi Tempat yang Nyaman untuk Ditempati
29 Oktober 2019 10K Views

Apartemen Mikro: Solusi Desain Untuk Hunian 22 Meter Persegi Menjadi Tempat yang Nyaman untuk Ditempati

Memiliki ruang apartemen yang sempit tak jarang membuatmu berpikir bahwa hunian tersebut tidak dapat memfasilitasi kegiatan sehari-harimu. Bahkan satu apartemen ukuran studio pun tidak akan leluasa jika tidak terdesain dengan baik. Namun studio asal Taiwan yaitu A Little Design berhasil merenovasi ruangan sebesar 22 meter persegi menjadi hunian yang kompak dan nyaman untuk penghuninya.

Hunian yang terletak di Kota Padat Taipei ini memiliki harga lahan dan properti yang cukup mahal. Ruang kecil seperti apartemen ini pun sudah terhitung mengeluarkan biaya yang cukup banyak. Dengan mendesain ruang yang fleksibel di dalam ruang apartemen,  tentunya akan memecahkan masalah ruang sempit pada hunian.

Pemilik dari apartemen mikro ini adalah seorang perempuan muda yang pekerjaannya sering berpergian sehingga waktu di rumah terbilang tidak banyak. Hal yang ia butuhkan adalah ruang nyaman untuk tidur dan juga mandi air hangat ketika pulang. Tentunya A Little Design pun berhasil menyajikan hunian nyaman untuk perempuan ini.

Ruangan 22 meter persegi ini memiliki fasilitas berbagai ruangan yang terbilang lengkap seperti ruang tidur, ruang kerja, ruang tamu, ruang makan, tempat penyimpanan, dan juga kamar mandi. Tentunya pada aparteme ini satu ruang tengah menjadi ruangan yang fleksibel karena memiliki banyak fungsi.


Ketika memasuki apartemen ini, pengunjung akan langsung dihadapkan pada lorong yang memperlihatkan area dapur beserta dengan perlengkapannya dan pintu kamar mandi di sebelah kanannya. Tidak lupa pula terdapat mesin cuci yang tentunya cukup fleksibel karena letaknya yang bersebrangan dengan kamar mandi.

Jika biasanya kamar mandi pada apartemen kecil hanya dapat mencakup kloset dan shower, berbeda dengan hunian satu ini. Bathub menjadi hal yang perlu ada di ruangan ini karena pemilik rumah dapat melepas kelelahan dengan mandi air hangat di tempat ini. Keseluruhan kamar mandi dihiasi dengan keramik putih yang memberikan suasana bersih dan steril pada kamar mandi.


Pada satu sisi ruangan difungsikan sebagai area penyimpanan. Dengan ketinggian 3,3 meter dari lantai ke langit-langit ruangan. Area penyimpanan wardrobe terletak pada bagian bawah untuk meletakkan pakaian dan kebutuhan sandangnya sehingga mudah untuk diakses. Sedangkan pada dinding bagian atasnya digunakan untuk penyimpanan buku dan benda lainnya yang perlu diakses melalui tangga besi gesernya.

Akan tetapi rak penyimpanan buku ini juga diperluas ke lantai mezanin sehingga dapat diakses melalui ruang tidur dalam hunian.

Pada bagian lantai mezanin, tidak dapat diakses dengan berdiri. Pemilik harus dalam keadaan duduk ataupun tidur. Area mezanin terdiri dari kasur dan meja kecil yang dapat digunakan ketika duduk di lantainya.


Tepat di samping tangga menuju mezanin terdapat ruang tengah yang difungsikan untuk berbagai ruangan. Terdapat dua meja bar kayu dan dua kursi yang dapat dieksperimenkan menjadi ruang kerja ataupun ruang makan. Pemilihan furniture yang fleksibel dan tidak memakan tempat ini membuat ruang tengah terasa lebih leluasa.

Lalu tepat disebelah meja kayu dan dibawah jendela utama, terdapat kabin penyimpanan rendah yang bagian atasnya diberikan karpet tatami sehingga dapat difungsikan sebagai dudukan nyaman. Pada bagian dindingnya terdapat rak yang disesuaikan dengan luasan dinding dan digunakan untuk meletakkan hiasan dan juga berbagai benda lainnya. Cahaya yang masuk ke dalam hunian tergolong banyak karena jendela utama memiliki ukuran yang cukup besar.

Pemilihan material dan pewarnaan pada ruang apartemen dipilih oleh Szu-Min Wang selaku arsitek utamanya dengan warna yang cerah seperti putih, light oak wood pada lantai, tangga, dan rak serta pegangan tangga putih yang menambah point of interest pada ruang tengah.

Apartemen mikro dengan desain yang tepat merupakan solusi untuk kota besar dengan permasalahan lahan terbatas. Penggunaan lantai mezanin pun cukup memberikan perluasan ruangan yang menjadikan hunian terasa lebih lapang.

sumber: apartemen mikro di taipei


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter